Senin, 14 September 2020

Website: Terminologi-terminologi dasar dalam membangun website dan cara kerjanya

1. Markup Language 

Bahasa markup adalah bahasa komputer yang menggunakan tag untuk mendefinisikan elemen dalam dokumen. Mereka lebih mudah dibaca. Bahasa-bahasa ini dirancang untuk membuat struktur, mengidentifikasi data atau menyajikan data daripada melakukan tindakan atau melakukan suatu tindakan. Teks yang ada di tag disusun oleh browser web.

Dengan adanya markup language, komputer dapat memahami apa yang manusia inginkan melalui tags/bahasa komputer dan menyampaikannya kembali.

Markup language biasa disingkat menjadl "ML". Biasanya singkatan ini ada di beberapa istilah seperti:

  1. HTML, Hypertext Markup Language
  2. KML, Keyhole Markup Language
  3. SGML, Standar Generalized Markup Language
  4. XHTML, eXtensible Hypertext Markup Language
  5. XML, eXtensible Markup Language

2. Programming Language

Bahasa pemrograman merupakan bahasa yang dipakai untuk memerintah suatu komputer untuk dapat menyimpan ataupun mengolah data. Bahasa yang dipakai untuk menginstruksikan komputer disebut bahasa pemrograman. Setiap bahasa pemrograman mempunyai struktur dan karakteristik tersendiri

Ada tiga jenis tingkat pada suatu bahasa pemrograman ini, yaitu tingkat tinggi , tingkat menengah dan tingkat rendah.

1. Tingkat rendah

Bahasa pemrograman generasi pertama ini merupakan bahasa pemrograman yang sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin, dan hanya dimengerti oleh pembuatnya saja karena programnya berupa kode kode mesin. Contohnya ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Calculator)

2. Tingkat menengah

Bahasa pemrograman generasi ke dua.Banyak perintah-perintah yang menggunakan inisial atau singkatan-singkatan seperti “MOV” yang berarti  “MOVE” (pindah), “STO” yang berarti (STORE) dan lain-lain. Contohnya : Assembler

3. Tingkat tinggi

Bahasa pemrograman ini sudah terstruktur dengan baik, mudah dimengerti karena sudah menggunakan bahasa inggris. Bahasa pemrograman tingkat inilah yang sekarang ini kita kenal, seperti C, C++, JAVA, PHP, Visual Basic, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Phyton, XML dan lain-lain sebagainya.

 

3. CSS (Cascading Style Sheet)

CSS ini merupakan bahasa pemrograman guna mengatur halaman / tampilan pada situs website. CSS berfungsi untuk memberikan style atau corak tampilan pada suatu elemen atau struktur page website yang dibuat HTML.

Contohnya seperti memberi warna pada huruf, menebal / memeringkan huruf, dan masih banyak lagi. Tampilan website yang hanya menggunakan HTML akan terlihat membosankan, maka dari itu diciptakannya CSS.

Ada 3 cara untuk memasang Script CSS pada dokumen HTML yaitu:

External Style Sheet (file CSS berbeda dari file HTML), Internal Style Sheet (Kode CSS dipasang di dalam tag <head> HTML), Inline Style Sheet (Kode CSS langsung dipasang di tag HTML)


4. HTML (Hyper Text Markup Language)

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan bahasa standar pemrograman untuk membuat suatu halaman web yang terdiri dari kode-kode singkat tertentu, dimana dengan kode-kode tersebut akan memerintahkan Web browser untuk menampilkan halaman Web yang terdiri dari berbagaimacam format tampilan seperti texs, grafik, animasi link maupun audio-video. Sedangkan Web browser adalah sebuah progam yang dapat menterjemahkan kode perintah dari dokumen HTML tersebut sehingga dapat kita lihat dan kita baca. Contoh dari Web Browser adalah Internet Exsplorer, Netscape Navigator, Mozilla Firefox dll.HTML mempunyai file perluasan (extention) htm atau html. Dimana kedua perluasan tersebut adalah sama, jadi anda boleh menyimpan file dokumen HTML dengan extention ".htm" atau ".html"


5. JAVA SCRIPT

JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang berbentuk kumpulan skrip yang pada fungsi berjalan pada suatu dokumen HTML, bahasa pemrograman ini untuk memberikan  kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan disisi server web.

 

Cara kerja penulisan JavaScript ini yaitu

Penggunaan kode Java Script yang  dituliskan pada file HTML. Ada dua cara dalam penulisan kode JavaScript ini yaitu,

1. Java script ditulis pada file yang sam

2. Javascript ditulis pada file terpisah1. Java script ditulis pada file yang sama

Perintah yang digunakan adalah

<SCRIPT LANGUANGE =”JavaScript” >program java

script disini</SCRIPT>.

Perintah tersebut biasanya diletakkan diantara Tag

<BODY>…</BODY>

Contoh Penulisan :

<HTML>

<HEAD><TITLE>……….</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<SCRIPT LANGUAGE=”Javascript”>

kode javascript disini

</SCRIPT>

kode HTML disini

</BODY>

</HTML>

2. Javascript ditulis pada file terpisah

Kode Javascript bisa juga kita buat dalam file terpisah dengan tujuan agar dokumen HTML isinya tidak terlalu panjang.

 

Atribut yang digunakan adalah

<SCRIPT SRC=”namafile.js”>…</SCRIPT>

Diantara tag <SCRIPT………> dan <SCRIPT> tidak diperlukan lagi kode Javascriptnya karena sudah dibuat dalam file terpisah. File yang mengandung kode Javascript berekstensi .js




6. PHP ( Hypertext Preprocessor )

PHP merupakan bahasa pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client). Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan ke dalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.

Cara kerja PHP  yaitu dapat dilakukan dengan website dinamis untuk menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang dapat berubah-ubah sesuai dengan input  user, memproses form, dll.

Dalam penulisan PHP yang benar diawali dengan “<?php” dan diakhiri dengan “?>”. Dan di dalam File PHP juga dapat berisi tag seperti HTML dan skrip sisi klien seperti JavaScript

7. Server

Server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer

Berikut merupakan jenis-jenis server yaitu Proxy server,Web server, Mail server,News server, Virtual server

Cara kerja server : Melayani permintaan data dari klien yang terhubung dalam satu jaringan. Akan tetapi, jenis permintaan data yang diminta klien berbeda alias disesuaikan dengan jenis servernya.



8. Web Server

Web Server adalah sebuah software yang berfungsi untuk menerima dan melayani permintaan yang dikirimkan user melalui browser kemudian ditampilkan kepada user sesuai dengan permintaan yang dikirimkan ke server.

User melakukan permintaan melalui browser terhadap server (HTTP Request), Kemudian Server Menerima request dan dan memprosesnya menjadi halaman situs web (HTTP Response).

Jadi web server kerjanya yaitu menerima dan memberikan layanan.



9. Database

Database adalah kumpulan data yang disimpan cara otomatis kedalam komputer dan dapat diolah ataupun dimanipulasi menggunakan perangkat lunak untuk menghasilkan informasi. Database disusun untuk memfasilitasi penyimpanan, pengambilan, modifikasi, dan penghapusan data dan operasi pemrosesan data lainnya.



10. Dynamic Website

Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Contoh dari web dinamis adalah portal berita dan jejaring sosial. Lihat saja web tersebut, isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.




11. Static Website


Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.


Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTML saja.




12. Native Website Metadata

Meta Tag atau Metadata merupakan unsur atau bagian dari struktur kode HTML yang berfungsi untuk merekam atau mendokumentasikan setiap halaman dari website atau situs yang telah di publikasikan melalui aspek tertentu dari setiap halaman, yang mana sebagai alat tambahan yang  di pakai oleh situs sebagai sumber referensi yang akan di pertimbangkan oleh google atau mesin pencari lainnya. Jika meta tag atau metadata yang di  pasang pada situs anda sesuai dengan pemahaman alogaritma google, hal ini akan memungkinkan blog atau website anda akan lebih gampang di temukan oleh google untuk di sajikan pada pembaca di halaman pertama.


13. Open Graph Metadata

Open graph ini pertama kali diperkenalkan  oleh Facebook pada tahun 2010. Intinya dengan menggunakan Open Graph Meta ini pemilik website bisa memasukan judul websitenya secara langsung dalam situs social media.

Contoh metadata standar Open Graph yang harus ada pada halaman situs, yaitu:

<html prefix='og: http://ogp.me/ns#'>

<head>

<title>Tampilkan Deskripsi Blog pada Facebook</title>

<meta property='og:title' content='Tampilkan Deskripsi Blog pada Facebook'/>

<meta property='og:type' content='article'/>

<meta property='og:url' content='http://modification-blog.blogspot.com/artikel/metadata-tag.html'/>

<meta property='og:image' content='http://modification-blog.blogspot.com/gambar/metadata-tag.jpg'/>

...

</head>

...

</html>

Metadata ini diambil dari standar Open Graph yang secara global berlaku pada semua pengembang jejaring sosial baik itu Facebook, Twitter maupun Google Plus. Empat sifat dasar diatas adalah standar kesepakatan bersama, sedangkan properti lain adalah bersifat tambahan. Untuk properti lain dari Metadata Open Graph silahkan merujuk kesitus Open Graph.







14. UI ( User Interface )

UI merupakan bagian visual dari website ataupun aplikasi yang dapat berupa teks box, radio button, drop-down list, dan komponen lain yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan data ke dalam sistem perusahaan. Dalam Teknologi Informasi, Desain UI mengacu pada desain antarmuka pengguna untuk perangkat lunak, situs web atau aplikasi. Penggunaan UI dengan maksud untuk memfasilitasi kegunaan dan untuk meningkatkan User Experience.



15. UX ( User Experience) 

User Experience adalah cara aplikasi bekerja dan memberikan respons yang diperlukan yang diharapkan orang saat berinteraksi dengannya. Cukup berbeda dengan User interface, dimana user interface berfokus pada elemen visual yang ada.

Desain UX berfungsi untuk meningkatkan kepuasan pengguna melalui interaksi antar pengguna dan produk.



16. Frontend Language for Website Development

Front end developer mengacu pada pembangunan situs bagian depan yang berkaitan dengan pengalaman pengguna dan antarmuka halaman yang berinteraksi langsung dengan pengguna atau pengunjung situs.

Antarmuka pengguna mencakup semuanya mulai dari ukuran dan warna font, formulir, hingga menu dan bentuk dropdown. Pengalaman front-end yang sangat baik sangat penting untuk menarik dan mempertahankan pengunjung.

Front-end developer menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript untuk coding website. Mereka menciptakan design website dan kemudian membuat website tersebut dapat berfungsi. Sebagian website hanya menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Tetapi sebagian lainnya juga ada menggunakan back-end programming language. Untuk Anda yang ingin mempelajari HTML, CSS, dan JavaScript dengan mudah dapat menggunakan Bootstrap. 


17. Backend Language for Website Development 

Backend language for website development adalah bahasa pemrograman dalam pengembangan belakang layar dalam sebuah situs.

Back End developer juga tidak terlepas dari query language yang artinya bahasa query yang di pakai sebuah platform pemrograman database tertentu, untuk menampung data dari hasil perhitungan maupun input data bahkan proses data sekalipun.

4 bahasa pemrograman terbaik (sumber:https://teknologi.id/insight/4-bahasa-pemrograman-terbaik-untuk-pengembangan-web-back-end/  ) untuk Backend development diantaranya adalah Golang, Java, PHP, Phyton, dan Ruby.

  1. Golang adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan dan dirilis oleh Google pada tahun 2009. Golang cepat menjadi populer di kalangan developer dari seluruh dunia karena fleksibilitas, skalabilitas, dan kompatibilitas yang baik dengan teknologi lainnya.
  2. Java pertama kali muncul pada tahun 1995, dan sejak itu telah dianggap sebagai salah satu bahasa pemrograman yang paling kuat dan dapat diandalkan untuk pengembangan backend. Java memungkinkan pengembang untuk membuat situs web dan platform dengan jumlah data yang besar, aplikasi untuk perangkat Android, web perbankan, dan aplikasi fintech. Java menawarkan tingkat keamanan yang tinggi dan mengurangi risiko yang terkait dengan kebocoran data. Karena itu, komponen Java banyak digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas sulit mengenai logika komersial dan masalah keamanan dalam aplikasi web perusahaan.
  3. PHP sangat baik untuk pengembangan halaman web, toko online, dan membangun CMS yang kuat (salah satu CMS paling populer, WordPress, juga ditulis dalam PHP). Pada 2015, PHP diperbarui versi ke-7. Ada banyak inovasi yang membuatnya lebih cepat dan lebih aman. Peningkatan kinerja menjadikannya pilihan ideal untuk platform eCommerce besar dan beban tinggi, serta situs web dinamis. Berbagai tolok ukur mengkonfirmasi keuntungan dari versi PHP yang diperbarui.
  4. Python adalah bahasa pemrograman universal yang dapat digunakan untuk hampir semua task yang berkaitan dengan backend perangkat lunak. Python mencakup pengembangan aplikasi web dan desktop, game, pembuatan prototipe, dll. Python memiliki sintaks yang lebih sederhana dibandingkan dengan bahasa pemrograman backend lainnya, karena ini bagi pengembang yang ingin memulai pengkodean dalam waktu yang singkat dapat memilih Python untuk langkah pertama dalam pengembangan perangkat lunak di server-side.
  5. Ruby memiliki komunitas aktif dengan dokumentasi yang mengagumkan dan dependensi open-source yang mengesankan. Selain itu, kode Ruby ​​sederhana dan juga luas. Dengan memakai framework Ruby on Rails, developer dapat mengaktifkan dan menjalankan API RESTful dan melayani sumber daya CRUD dalam hitungan jam. Bukan hanya prototipenya saja, tetapi API juga berfungsi sebagai keamanan, tes unit, tes fungsional, dan basis data.

18. API ( Application Programming Interface)

API merupakan sekumpulan instruksi program dan protokol yang digunakan untuk membangun aplikasi perangkat lunak.

Cara kerjanya :

API berperan sebagai perangkat lunak pembawa pesan yang menerima request pengguna dan memberitahu sistem apa yang harus dilakukan. Setelah itu API akan memberikan respon sesuai dengan permintaan tersebut.

Selain itu, prinsip yang sama juga berlaku apabila terjadi interaksi antara database aplikasi dengan gawai atau komputer masing-masing sistem tersebut tentunya memiliki API yang memungkinkan untuk saling bertukar informasi. Artinya, API itulah yang membawa informasi antara database aplikasi dan device pengguna untuk menyampaikan data dan menciptakan konektivitas antar sistem.

 






19.CMS ( Content Management System )

CMS adalah sebuah software untuk memudahkan dalam membuat situs web dan memungkinkan usernya untuk membuat, mengelola, dan memodifikasikan website beserta kontennya tanpa harus menguasai bahasa pemrograman terlebih dulu. CMS ini user friendly sekali, tidak perlu menggunakan coding,dapat menggunakan editor konten untuk membuat post, halaman, toko online, dan bahkan mengonlinekan (push) semua konten.



20. Algoritma

Algoritma adalah deretan instruksi yang jelas untuk memecahkan masalah, yaitu untuk memperoleh keluaran yang diinginkan dari suatu masukan dalam jumlah waktu yang terbatas. 

Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya :

Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan  algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.

Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.

Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.


21.  Sistem operasi

Sistem operasi adalah perangkat lunak sitem yang kerjanya mengatur sumber daya pada perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware), serta bertugas sebagai daemon bagi program dalam komputer. Sistem operasi menerjemahkan apa yang dilakukan user kepada hardware dan menampilkan hasil proses tersebut kembali kepada user.

Beberapa fungsi utama dari sistem operasi adalah sebagai berikut :

  1. Menjalankan operasi dasar
  2. Mengatur kerja hardware dan software
  3. Wadah program atau aplikasi
  4. Menyajikan tampilan
  5. Mengkoordinasi kerja perangkat komputer
  6. Mengoptimalkan fungsi perangkat komputer
  7. Mengawasi dan melindungi jalannya suatu fungsi program





22. WAF ( Website Appliancation Firewall )

Aplikasi Web firewall adalah perlindungan dari akses yang tidak sah di internet. Aplikasi web firewall melakukan penyaringan request HTTP dan mencegah akses yang tidak sah.

WAF melakukan mekanisme pemindaian situs dan kode-kode yang dapat membajak, atau kode berbahaya dan melakukan penolakan terhadap kode-kode tersebut. Mekanisme ini dapat mencegah serangan ke server dalam bentuk request HTTP sesuai dengan rule. WAF bekerja berdasarkan rule, jadi WAF dapat mencegah hanya seranganserangan yang berbahaya sesuai dengan aturan yang ditetapkan.





23. Teks Editor

Text Editor adalah suatu software aplikasi atau suatu program komputer yang memungkinkan kalian sebagai penggunanya untuk membuat, mengubah atau mengedit file teks yang ada berupa text biasa. Tekst editor ini juga dapat membuat atau mengedit kode program,mengolah banyaknya teks, mengurutkan file data yang berkaitan dengan numerik ataupun sesuai dengan kebutuhannya pengguna. Contohnya Notepad ++, Atom, sublime text, dan vim 



24. VPS ( Virtual Private Server) 

VPS adalah salah satu layanan hosting paling populer yang dapat anda pilih untuk situs web anda. VPS menggunakan teknologi virtualisasi untuk memberi Anda sumber daya (pribadi) khusus pada server dengan banyak pengguna. VPS biasanya dipilih oleh pemilik situs web yang memiliki trafik tingkat menengah yang melebihi batas rencana shared hosting tetapi belum memerlukan resource dedicated server. Dengan VPS, pengguna dapat berbagi sejumlah sumber daya fisik seperti ruang disk, CPU dan RAM, tetapi masih dapat menikmati kebebasan memiliki server pribadi dan panel kontrol Anda sendiri.



25. Hosting

Web hosting adalah sebuah komputer yang terhubung ke internet & dipergunakan untuk menyimpan data website agar dapat diakses secara online.

Hosting, adalah perusahaan yang menyediakan layanan dan penyimpanan Web bagi perorangan atau perusahaan. Dengan kata lain Hosting adalah salah satu bentuk layanan penyewaan ruang simpan data (space) yang digunakan untuk menyimpan data data website agar halaman website tersebut bisa diakses dari mana saja. Data web tersebut meliputi file file html, php script, cgi script, css, image, database, dan file lain yang dibutuhkan untukmenampilkan halaman web

Cara kerja hosting

Ketika Anda ingin masuk ke dalam satu website, maka Anda akan menuliskan nama alamat website tersebut di browser. Setelah Anda mengklik enter, maka browser akan mengirimkan perintah kepada server website hosting untuk melakukan perintah tersebut. Sesuai dengan perintah yang diminta, maka nanti Anda akan melihat semua informasi dan tampilan visual dari website tersebut di dalam browser. Intinya semua yang Anda ketik di browser akan dipenuhi oleh website hosting, asalkan datanya ada dan sistem internet benar.





26. Dedicated Server 

Dedicated server merupakan layanan penyimpanan data dengan menggunakan akses server secara keseluruhan, kita dapat menggunakan server tersebut untuk percobaan aplikasi, layanan web hosting, serta layanan digital lainnya. Penggunaan dedicated server cukup mudah, kita dapat melakukan remote server dari manapun dengan menggunakan akses internet dan juga dapat mengaksesnya dengan cepat dari manapun, tersedia juga pilihan sistem operasi dan control panel yang dapat membantu aktivitas Anda dalam menggunakan dedicated server.



Daftar Pustaka

https://www.jagoanhosting.com/blog/pengertian-php/

https://ariewibisono-wordpress-com.cdn.ampproject.org/v/s/ariewibisono.wordpress.com/2014/04/10/3-tingkatan-bahasa-pemrograman/amp/?

hthttps://teropong.id/forum/2017/07/16/pengertian-javascript-cara-kerja-fungsi-dan-contoh-pengggunaan-javascript-dalam-pemograman-web/

https://bootup.ai/blog/css-cascading-style-sheets-adalah-pengertian-belajar-desain-web/

https://dinus.ac.id/repository/docs/ajar/file_2013-09-19_11:20:19_Junta_Zeniarja,_M.Kom,_M.CS__1-Pengenalan_Dasar_Pemograman.pdf

http://www.nicobudidarmawan.com/2014/12/static-vs-dynamic-website-overview-perbedaan.html?m=1

SOCIAL MEDIA MARKETING PINTEREST

Pinterest dikembangkan pertama kali pada tahun 2009 oleh Ben Silbermann, Paul Sciarra, dan Evan Sharp. Kemudian pada 2011 aplikasi berbasis ...