Selasa, 26 Oktober 2021

SEO on Page dalam optimasi Website

   

SEO on page - SEO bertujuan untuk menjangkau target pasar contohnya Google, yang mana mengambil target pasar dari search engine dengan mengoptimalkan keyword dan mengoptimalkan kontennya. Apabila konten tersebut sudah search engine friendly dan user friendly besar kemungkinan naik peringkat tertinggi atas teratas di Google sehingga memudahkan kita sebagai blogger mendapatkan pengunjung, untuk itu kita harus menyiapkan SEO on page. SEO juga berguna untuk meningkatkan content quality control demi optimisasi SEO itu sendiri.



SEO on Page apa saja yang mesti di benah?  Seperti Homepage, Artikel Pada Homepage yang diperlukan yakni, judul/ meta tittle dengan memasukkan kata kunci target,deskripsi/tagline/slogan yang masing-masing terdapat kata kunci. Meta title dan description disarankan adalah yang relevan, menarik, dan bisa memberikan gambaran isi content dengan jelas.

Halaman tag dan kategori (juga disebut halaman taksonomi) adalah konten gabungan dari situs web yang dapat digabungkan menjadi satu melalui kata kunci. Halaman taksonomi bertujuan untuk memudahkan navigasi pengguna melalui situs web yang lebih besar dengan sebuah ( Kata kunci  yang ada dalam URL dan judul halaman, kata kunci ini berada di konten atau mendukung tag heading h2 sampai h6 ) seperti Wordpress dan Drupal. Penggunaan SEO gambar juga dapat meningkatkan peringkat situs web di pencarian gambar Google, serta membantu meningkatkan visibilitas situs web secara umum.

Artikel yang diperlukan yakni, Judul  artikel yang mengandung keyword target, selanjutnya adalah artikel itu sendiri. Tanpa konten yang berkualitas baik, situs Anda tidak memiliki peluang untuk menempati peringkat teratas di halaman pencarian. Mesin pencarian juga menggunakan link untuk menavigasi situs kita. Pengguna dan mesin pencarian tidak dapat menemukan halaman tersebut jika tidak ada link yang mengarah ke halaman tersebut.


Senin, 18 Oktober 2021

Arah Pengembangan Perpustakaan bagi Milenial

    Literasi adalah pemahaman seseorang mengenai pengetahuan suatu subjek ilmu pengetahuan. Teknologi informasi, erat hubungannya dengan literasi dapat menciptakan media sosial melalui internet yang merupakan infrastruktur teknis komputer dan peralatan digital yang lain yang secara permanen terkoneksi melalui jaringan telekomunikasi berkecepatan tinggi dan memiliki berbagai macam konten. Dengan begitu, aktivitas informasi dengsn cara memproduksi, memproses dan mendistribusikan informasi juga semakin dapat dilakukan oleh siapapun dan dalam waktu kapan pun. Maka dariitu, diperlukan pengembangan Perpustakaan sebagai pengetahuan digital yang memiliki peran untuk mendayagunakan para pengguna perpustakaan, khususnya generasi milenial dalam mengakses beragam sumber informasi.

    Peran perpustakaan khususnya di era digital saat ini harus dikembangkan tidak hanya menjadi tempat untuk kegiatan membaca dan meminjam buku saja tapi juga menjadi tempat untuk beragam aktifitas lainnya yang didukung dengan lingkungan perpustakaan yang menarik dan nyaman serta berbasis teknologi. Minat baca secara konvensional kini sudah menurun karena generasi milenial cenderung lebih tertarik dengan lewat smarphone mereka. Bukannya hilang begitu saja, tapi tidak lagi ditoko buku atau perpustakaan secara langsung melainkan lewat ebook. Mereka lebih suka membaca buku secara online karena  mereka tidak mau  repot ataupun menghabiskan waktu untuk pergi ke toko buku buku ataupun mengunjungi perpustakaan secara langsung. Perilaku yang sudah mulai tergeser ini juga menjadikan generasi milenial lebih menyukai segala sesuatu secara visual.

    Perpustakaan ke depannya tidak hanya menjadi tempat berkumpul untuk membaca buku ataupun mencari informasi namun perpustakaan dapat menajadi working space tempat munculnya inovasi-inovasi baru, hal ini dapat membuat perpustakaan semakin berharga dan memberi dampak yang semakin besar bagi dunia pendidikan. Perpustakaan menjadi fasliator bagi pengembangan konten-konten lokal yang akan menjadi koleksi diperpustakaan terkait. Koleksi pustaka digital juga harus dikembangkan tidak semata-mata buku, majalah, ataupun jurnal teteapi konten lain yang dapat memuaskan pengetahuan bagi pemustaka.

Selasa, 12 Oktober 2021

3 Perpustakaan Finlandia yang Menarik dan Patut untuk Dikunjungi!

 

1. Perpustakaan Nasional Finlandia

Perpustakaan Nasional Finlandia adalah perpustakaan penelitian terkemuka di Finlandia. Secara administratif perpustakaan ini merupakan bagian dari University of Helsinki. Hingga 1 Agustus 2006, dikenal sebagai Perpustakaan Universitas Helsinki. Perpustakaan Nasional bertanggung jawab untuk menyimpan warisan budaya Finlandia. Perpustakaan Nasional Finlandia adalah organisasi warisan budaya yang terbuka untuk semua dan menyediakan layanan nasional untuk warga negara, studi penelitian , dan operator sosial lainnya.










Perpustakaan Nasional Finlandia memiliki bangunan yang berarsitektur klasik dan megah. Perpustakaan secara visual juga sangat menarik, terutama dari interiornya.) Aula perpustakaan setelah Anda melewati resepsi dan loker dirancang menyerupai gaya pemandian Romawi dan secara visual spektakuler. Masuknya gratis, tidak boleh membawa tas kecuali barang-barang dimasukkan ke dalam kantong plastik bening, jadi disarankan untuk menyimpannya di loker dan hanya untuk mengambil kamera atau telepon untuk mengambil gambar, dan hanya untuk menghormati orang yang belajar di sana. Pasti layak untuk masuk ke dalam untuk melihatnya, sangat direkomendasikan!

2. Oodi Central Library

        Bangunannya megah dan sangat berbeda dengan perpustakaan Inggris. Berbagai barang yang bisa Anda pinjam sangat luar biasa termasuk bola basket. Anda dapat menggunakan printer 3D dan mesin jahit. Banyak ruang untuk membaca dan bersantai. Pasti patut dikunjungi. Menarik untuk mengetahui bahwa Anda dapat meminjam lebih dari sekadar buku - merencanakan permainan bola basket, lalu mengapa tidak meminjam bola dari perpustakaan; ingin merekam label musik pribadi Anda sendiri, Anda mungkin bisa melakukannya di sini juga karena mereka memiliki sejumlah studio rekaman.



3. Perpustakaan Kota Turku

Perpustakaan Kota Turku adalah tempat pertemuan yang ramah, sebagai perpustakaan, sebagai ruang baca koran dan depot internet, dan sebagai tempat yang nyaman untuk istirahat di siang hari.

Bagian lama indah dan kokoh, bagian baru terbuka dan mengundang, dengan banyak cahaya. Kafetaria menyajikan hidangan makan siang dan makanan ringan yang lezat - tidak lupa tiramisu buatan sendiri. (Pemiliknya adalah orang Italia dan stafnya sangat internasional).

Arsitekturnya adalah alasan lain untuk dikunjungi, dan di musim dingin yang paling keras dan musim panas yang paling panas, bangunan ini adalah oasis sejati.

Terletak di tengah kota di tepi sungai di sebuah bangunan tua dengan banyak karakter. Fasilitasnya top jolly. Buku berlimpah, dalam berbagai bahasa, personel yang cakap, banyak komputer untuk masuk ke internet, sudut baca dengan kursi atau bantal yang nyaman, koran, majalah... sebut saja, mereka mendapatkannya.

Anda dapat menghabiskan berjam-jam di sana dan tidak bosan. Bangunan yang menarik secara arsitektur menyediakan tempat yang bagus untuk saat-saat tenang membaca buku, majalah, koran atau sekedar menikmati kopi di kafe. Juga tempat yang bagus untuk pergi bersama anak-anak yang memiliki pajangan dan mainan berbeda yang tersedia untuk permainan gratis.









Senin, 04 Oktober 2021

Mengapa Perpustakaan memerlukan sebuah Digital Marketing?



                Perilaku pencarian informasi pengguna perpustakaan aktual dan potensial berubah secara siginifikan, dengan seiringnya perkembangan zaman serta teknologi informasi yang terus maju, perpustakaan mau tidak mau harus mengikuti arus tersebut. Kenapa kita harus menggunakan digital ? Karena perilaku mencarinya informasi dari mahasiswa, dosen, civitas akademik itu berubah, karena sekarang mereka tidak mau capek-capek berjalan kaki melainkan simple  dengan membuka smartphone atau membuka website, itu semua akan tersampaikan disitu. Untuk itu perpustakaan mau tidak mau harus meningkatkan fasilitas-fasilitas khususnya teknologi tersebut jika mau masuk kedalam digital marketing.

                Pemasaran digital merupakan suatu usaha memasarkan produk melalui jaringan internet, ataupun memasarkan kegiatan aktifitas, atau produk-produk di internet. Dengan adanya internet, memudahkan kita untuk memasarkan jasa ataupun event-event perpustakaan bisa melalui website tidak hanya  pada website kampus universitas saja melainkan perpustakaan itu sendiri harus memiliki sebuah wadah dalam memasarkan jasa perpustakaan tersebut yaitu website perpustakaan itu sendiri, selain itu merambah pada media sosial yang mana cakupan dari pada informasi yang ada pada perpustakaan dimana akan memudahkan kita untuk mendapatkan sebuah informasi. Misalnya pada Universitas penggunanya jelas mahasiswa, dosen ataupun civitas akademik, hal ini berarti harus menyesuaikan dengan penggunaan sosial media yang digunakan oleh mereka. Misalnya, media sosial ( Facebook. Instagram, Youtube, dan Twitter), online advertising yang tersedia juga pada platform-platform , dan juga email marketing.

Implementasi Digital Library Marketing
1. Pahami Kebiasaan Customer dalam hal ini berarti pengguna perpustakan yaitu pemustaka ataupun kebutuhan yang ingin didapatkan oleh pemustaka
2. Pustakawan meningkatkan Skill sesuai dengan yang dibutuhkan
3. Disediakan tools atau fasilitas yang dibutuhkan tersebut

Dengan adanya online service library yang bagus, maka perlahan akan mengedukasi customer dan mengubah kebiasaan yang sebelumnya harus mengunjungi perpustakaan secara langsung. Melalui website yang juga harus mengisi sebuah konten-konten yang nantinya akan meningkatkan kunjungan pada perpustakaan baik online atau langsung, peminjaman koleksi juga meningkat,  tujuan utama sebagai tempat pencarian informasi tercapai, event perpustakaan. Hal itu akan meningkatkan promosi perpustakaan .

SOCIAL MEDIA MARKETING PINTEREST

Pinterest dikembangkan pertama kali pada tahun 2009 oleh Ben Silbermann, Paul Sciarra, dan Evan Sharp. Kemudian pada 2011 aplikasi berbasis ...