Senin, 04 Oktober 2021

Mengapa Perpustakaan memerlukan sebuah Digital Marketing?



                Perilaku pencarian informasi pengguna perpustakaan aktual dan potensial berubah secara siginifikan, dengan seiringnya perkembangan zaman serta teknologi informasi yang terus maju, perpustakaan mau tidak mau harus mengikuti arus tersebut. Kenapa kita harus menggunakan digital ? Karena perilaku mencarinya informasi dari mahasiswa, dosen, civitas akademik itu berubah, karena sekarang mereka tidak mau capek-capek berjalan kaki melainkan simple  dengan membuka smartphone atau membuka website, itu semua akan tersampaikan disitu. Untuk itu perpustakaan mau tidak mau harus meningkatkan fasilitas-fasilitas khususnya teknologi tersebut jika mau masuk kedalam digital marketing.

                Pemasaran digital merupakan suatu usaha memasarkan produk melalui jaringan internet, ataupun memasarkan kegiatan aktifitas, atau produk-produk di internet. Dengan adanya internet, memudahkan kita untuk memasarkan jasa ataupun event-event perpustakaan bisa melalui website tidak hanya  pada website kampus universitas saja melainkan perpustakaan itu sendiri harus memiliki sebuah wadah dalam memasarkan jasa perpustakaan tersebut yaitu website perpustakaan itu sendiri, selain itu merambah pada media sosial yang mana cakupan dari pada informasi yang ada pada perpustakaan dimana akan memudahkan kita untuk mendapatkan sebuah informasi. Misalnya pada Universitas penggunanya jelas mahasiswa, dosen ataupun civitas akademik, hal ini berarti harus menyesuaikan dengan penggunaan sosial media yang digunakan oleh mereka. Misalnya, media sosial ( Facebook. Instagram, Youtube, dan Twitter), online advertising yang tersedia juga pada platform-platform , dan juga email marketing.

Implementasi Digital Library Marketing
1. Pahami Kebiasaan Customer dalam hal ini berarti pengguna perpustakan yaitu pemustaka ataupun kebutuhan yang ingin didapatkan oleh pemustaka
2. Pustakawan meningkatkan Skill sesuai dengan yang dibutuhkan
3. Disediakan tools atau fasilitas yang dibutuhkan tersebut

Dengan adanya online service library yang bagus, maka perlahan akan mengedukasi customer dan mengubah kebiasaan yang sebelumnya harus mengunjungi perpustakaan secara langsung. Melalui website yang juga harus mengisi sebuah konten-konten yang nantinya akan meningkatkan kunjungan pada perpustakaan baik online atau langsung, peminjaman koleksi juga meningkat,  tujuan utama sebagai tempat pencarian informasi tercapai, event perpustakaan. Hal itu akan meningkatkan promosi perpustakaan .

14 komentar:

  1. Semoga bermanfaat blog Intan ini, berguna utk yg perlu informasi tersebut

    BalasHapus
  2. thanks ka info nya! semangat terus ya

    BalasHapus
  3. Keren banget pembahasannya ,sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. wah sudah bisa online ya? duh klo ga ada artikel ini, aku ga tau klo perpus sekarang sudah bisa online. berfaedah banget infonya. makasih banyak Kak

    BalasHapus
  5. mantap, informasinya bermanfaat sekali 👍

    BalasHapus
  6. Keren dan sangat bermanfaat. 👍👍

    BalasHapus
  7. Makasih infonya intan, sangat bermanfaat, rhuby👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼

    BalasHapus
  8. Masya Allah, bermanfaat sekali. Semangat ngontennya🙌

    BalasHapus

SOCIAL MEDIA MARKETING PINTEREST

Pinterest dikembangkan pertama kali pada tahun 2009 oleh Ben Silbermann, Paul Sciarra, dan Evan Sharp. Kemudian pada 2011 aplikasi berbasis ...